Dewiultralight08's Blog

Just another WordPress.com site

Ruang dan Kota

Ruang adalah wadah yang meliputiruang daratan, ruang perairan, dn ruang udara, dimana dalam wadah ini ada manusia dan makhluk lainnya hidup didalamnya dengankegiatan-kegiatan yang menunjang keberlangsunganhidup mereka. lingkup terkecil dari ruang dapat kita temukan dalam kamar kita. kamar adalah ruang terkecil dari sebuah rumah yang anda tempati. dalam ruang kamar tidur anda yang tidak begitu luaspun anda tetap melakukan aktivitas. kita akan berbicara dengan ruang yang sedikit lebih luas dibandingkan kamar tidur anda. rumah anda adalah suatu ruang yang di dalamnya ada aktivitas-aktivitas, seperti aktivitas memasak di ruang dapur, aktivitas menoton TV di ruang keluarga, atau aktivitas-aktivitas lainnya yang anda lakukan dalam ruang yang anda miliki, dalam hal ini adalah rumah anda

setelah ruang yang lingkupnya kecil seperti yang di contohkan sebelumnya adalah rumah, kita akan membicarakan ruang dengan skala yang sedikit lebih luas dibandingkan dengan rumah. ruang juga dapat terlihat saat berada diluar bangunan, karena telah disebutkan diawal bahwa definis ruang adalah wadah bagi manusia dan makhluk lainnya beraktivitas. Ketika berbicara ruang dalam konteks perencanaan wilayah dan kota, maka ruang adalah sautu yang kompleks. karena ruang dalam konteks ini sudah sangat luas. kota adalah salah satu habitat manusai yang merupakan lingkungan alam yang telah berubah drastis menjadi lingkungan buatan. kota juga adalah suatu ruang, ruang yang menampung kegiatan dan aktivitas manusia yang tinggal didalamnya. memahami kehidupan dan lingkungan hidup kota tak ubahnya memahami jasad manusia.  manusia memiliki sistem sirkulasi darah, kotapun memilikisistem sikulasi sarana transportasi. manusia memiliki memiliki kerangka agar dapat menopang tubuhnya, kotapun juga memiliki kerangka.

kota memiliki suatu fungsi tertentu, sehingga antara satu kota dengan kota lainnya akan memiliki fungsi yang berbeda. Yogyakarta adalah kota pelajar dan budaya, sedangkan jakarta adalah ibukota, yang didalamnya ada fungsi perdagangan dan industri. dari dua kota ini saja sudah ada perbedaan fungsi. dari perbedaan fungsi ini akan menghasilkan kareakter tertentu bagi penduduknya, sosial dan budayanya. Yogyakarta adalah kota pelajar dan budaya, maka saat berada di Yogyakarta kita akan menemui orang-orang yang lembut dan sopan. seperti itulah gambarannya.

kota memiliki unsur ruang wilayah berupa ruang fisik dan ruang sosial. ruang fisik merupakan ruang yang di batasi unsur-unsur fisik nyata dan memiliki kareakter, misalnya adalah wilayah administrasi yang didalamnya terdapat gedung-gedung, serta bangunan-bangunan fisik yang menunjukkan unsur fisik nyata. sedangkan ruang sosial merupakan suatu ruang yang terbentuk karena adanya kegiatan manusia di dalamnya.

kota dikatakan memilik unsur ruang fisik,karena memang kota memiliki ciri kenampakkan fisik yang nyata. suatu wilayah atau kawasan biasanya disebut kota, karena memang dalam kawasan tersebut telah nampak banyak bangunan-bangunan serta gedung-gedung berada di dalamnya. dari sejarah terbentuknya kota pun telah menunjukkan bahwa kota lebih identik dengan ciri kenampakan fisik. hal ini dapat dilihatdari kota Turin, Italia (1833), dimana sebagian dari peta rencana yang menunjukkan susunan kota Romawi asli yang terdiri dari 72 blok, yang ditunjukkan dengan garis-garis patah. dari sini memang dapat dilihat bahwa suatu perkotaan baik kota jaman dulu sampai kota jaman sekarang adalah memiliki ciriidentik dengan kenampakkan fisik, berupa ruang-ruang terbangun seperti gedung-gedung atau bangunan yang memiliki fungsi-fungsi tertentu, seperti fungsi pedagangan, permukiman, fungsi jasa, dan fungsi-fungsi bangunan lainnya.

kota dikatakan memiliki unsur ruang sosial, karena memang kota berawal dari kegiatan manusia. manusia adalah makhluk sosial yang tak bisa hidup sendiri dan membutuhkan manusia lainnya untuk memenuhi kebutuhan. kota pada awalnya adalah ruang tempat manusia berkumpul untuk mendapatkan perlindungan (Ual-Ual, Abysinia ‘Ethiopia’ Abad ke-20), mereka mendirikan pagar perlindungan yang tinggi. hal ini terjadi karena sebelumnya ada proses sosial diantara mereka, sehingga mereka memutuskan untuk tinggal bersama dengan satu tujuan mendapatkan perlindungan. di jaman sekarang pun kota terbentuk juga karena ada proses sosial didalamnya. tempat yang memiliki frekuensi interaksi yang tinggi biasanya adalah di ruang kota. sehingga kota juga memiliki unsur sosial.

Single Post Navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: