Dewiultralight08's Blog

Just another WordPress.com site

Archive for the category “Perencanaan Wilayah dan kota”

Pengadilan Tata Ruang?

Pengadilan Tata Ruang? woww…. secara aku baru tau tentang adanya pengadilan tata ruang yang ada di luar negeri (kalo gak salah inget: Amerika). pagi ini saat kuliah manajemen pembangunan, dosennya cerita tentang manajemen hukum dan regulasi tata ruang. ditengah-tengah kuliah sang dosen cerita kalo di amerika itu ada juga pengadilan tata ruang. tugasnya meneggakkan hukum ketata ruangan gitu deh.
terus saya berfikir, ” wah keren juga tuh, ada pengadilan tata ruang. mendukung banget buat ngelindungi perencanaan yang udah dibuat susah dan ‘mahal’. kalo di indonesia ada, wooowww, keren banget. “
kalo boleh saya optimis, kedepan indonesia juga punya pengadilan tata ruang, biar rencana yang udah dibuat terealisasi dengan ‘benar’. tentu terlepas dari kondisi negara saat ini yang masih mencari jati diri, indonesia dalam bidang hukum dan peraturan harus punya jati diri lah :). saya meyakini indonesia mampu dan bisa untuk mewujudkannya. kan indonesia punya sarjana-sarjana hukum yang jumlahnya lumayan banyak dan pinter-pinter lagi? :)
kalo beneran ada, setidaknya pengaturan ruang untuk mewujudkan perilaku manusia yang baik pun dapat terlaksana. karena tujuan dari tata mengatur dan menciptakan ruang yang sasarannya lebih ditekankan pada mengatur perilaku/aktivitas manusia.

-kuliah manajemen pembangunan, oktober 2012-

Pemetaan koofisien Aliran Metode Cook dan Perhitungan Debit Puncak

Dalam memnentukan koofisien aliran suatu DAS. Salah satunya adalah dengan menggunakan metode Cook. Variable yang digunakan adalah totpografi, penutup lahan, tingkat infiltrasi tanah, dan simpanan permukaan. Penentuan koofisien aliran dilakukan degan melakukan pembobotan masing-masing variable berdasarkan tabel skor.

Skor lereng

Kemiringan Lereng

Konfigurasi relief

Skor

0-5 % Datar

10

5-10 % Bergelombang

20

10 – 30 % Perbukitan

30

>30% Medan terjal dan kasar

40

  1. Read more…

Posisi Ekonomi Wilayah yang Konsen Pertanian

taniJika saat melakukan analisis ekonomi wilayah menggunakan metode tipologi Klasen, wilayah yang produksinnya pada sektor pertanian akan mengalami status wilayah tertinggal. Kadang-kadang maju, namun tertekan. makanya sekarang semua daerah berlomba-lomba dalam pengembangan sektor industri. sebenarnya  sektor industri adalah sektor yang paling cepat dalam meningkatkan statistik pertumbuhan ekonomi suatu daerah, lalu apakah kita harus menyia2kan sektor pertanian kita? yang konon katanya tanah kita *Indonesia * disebut tanah surga, apa apa yang di buang diatas tanah kita bisa tumbuh jadi tanaman. secara fisik Indonesia sangat bisa menjadi negarpemasok pangan yang besar seperti halnya di Brazil. jadi sebenarnya ada yang salah dengan pengembangan pertanian, pengembangan desa? mengapa harus meperluas industri secara mati-matian?

agak miris aja sebenernya dengan kebijakan-kebijakan yang diambil oleh pihak-pihak yang katanya pemimpin dan pro dengan rakyat. apakah takut dibilang wilayah tertinggal? terbelakang? tak berdaya? miskin,? jika tetap mempertahankan sektor pertanian sebagai tumpuan hidup wilayah atau negara ini? saya rasa tak usah berpikiran picik semacam itu. gak usah takut dibilang miskin atau tradisional. pliss mari berpikir sebentar, negara kita ini adalah negara yang luas dan kaya akan kekayaan didalamnya. sumber daya alam sangat kaya, tanah sangat subur,  luas pula. kalau fokus pengembangannya adalah fokus pertanian apakah tidak salah? saya rasa sangat tidak salah. Read more…

Fenomena Permukiman di kawasan pegunungan

Peraturan zonasi (zoning regulation) merupakan salah satu bagian atau alat dari perencanaan pengggunaan lahan dalam suatu wilayah maupun daerah. Perencanaan penggunaan lahan (land use planning) adalah suatu cara yang dimaksudkan agar pembangunan dalam suatu wilayah dapat diarahkan sesuai dengan daya dukung dan dikendalikan sesuai dengan daya tampung lahannya. Perencanaan penggunaan lahan juga dapat mengintervensi pengguna lahan dalam memanfaatkan lahaannya agar nantinya lahan yang dimanfaatkan tersebut dapat lebih produktif dan berkelanjutan (sustainable), serta memberikan dampak-dampak positif lain bagi perkembangan dan pembangunan berikutnya.

The land use plan  embodies a proposal as to how expansion and renewal should proceed in the future, recognizing local objectives and generally accepted principles of health, safety, convenience, economy, and the general amenities of urban living (Chappin, 1965) Read more…

Pajak dan Perkembangan Wilayah

Oleh Niky Silvia Ruhma Dewi 09/285741/TK/35889

Otonomi daerah telah membawa kepada kemandirian setiap daerah untuk mengelola pendapatan asli daerah untuk dimanfaatkan demi kemakmuran daerahnya. Berdasarkan undang-undang No. 28 tahun 2009 tentang Pajak daerah dan retribusi daerah, derah otonom merupakan kesatuan masyarakat hukum yang mempunyai batas-batas wilayah yang berwenang mengatur dan mengurus urusan pemerintahan dan kepentingan masyarakat setempat menurut prakarsa sendiri berdasarkan aspirasi masyarakat dalam sistem Negara Kesatuan Republik Indonesia. Pendapatan asli daerah yang dimaksud merupakan pendapatan yang bersumber dari hasil sumber daya yang dimiliki oleh suatu daerah dimana salah satunya adalah pajak. Read more…

Branding : Meningkatkan Perekonomian dan Preservasi kearifan Lokal dengan Pelabelan Wilayah

Oleh Niky Silvia Ruhma Dewi (09/285741/TK/35889)

Bumi saat ini mengalami perkembangan, baik dalam segi fisik, sosial, budaya, dan teknologi. Populasi manusia setiap abadnya mengalami peningkatan 2 – 4 milyar (Bureau, 1998). Daratan di bumi sebagian besar telah dihuni oleh manusia. Dengan populasi manusia yang begitu besar, secara individu manusia tentu harus memiliki identitas tertentu yang membedakan antara yang satu dengan yang lain. Memberikan nama adalah salah satu teknik pelabelan (brand) yang membuat diri seseorang berbeda dengan yang lain. Tidak hanya itu, terkadang manusia akan melakukan suatu pekerjaan tertentu atau menciptakan suatu karya tertentu agar memiliki nilai perbedaan dengan orang lainnya, sehingga branding terhadap dirinya memiliki nilai yang kuat. Read more…

Apa itu superblock?

Superblok merupakan salah satu konsep penataan ruang yang memaksimalkan fungsi  lahan pada lahan yang terbatas. konsep ini disebut-sebut oleh para ahli tata ruang merupakan salah satu solusi dalam mengembangkan perkotaan dengan lebih efisien. efisien energi dan efisien dalam hal pemanfaatan lahan yang terbatas pada kawasan perkotaan.  Karena pada konsep ini semua fungsi pemenuhan kebutuhan manusia disediakan dalam satu kawasan yang kecil. Seperti membuat kota sendiri pada lahan 300 Ha2 . ada fungsi permukiman , perdagangan, pendidikan, jasa, rekreasi dan fungsi-fungsi lainnya dalam lahan yang terbatas tersebut. Jadi kita tidak perlu melakukan kegiatan mobilisasi yang tinggi dalam memenuhi kebutuhan hidup. Bekerja, sekolah, belanja dapat dilakukan dalam kawasan kecil ini, yang disebut dengan superblock.  Sehingga diharapakan dapat menghemat energy dan waktu yang selama ini bayak di habiskan untuk kegitan mobilisasi, dari rumah ketempat kerja, rumah-sekolah, rumah-pasar, dan sebaliknya. Contoh-contoh superblok ini biasanya akan banyak ditemui pada wilayah yang sudah padat penduduk. Di Jakarta misalnya, akan banyak ditemui “kota-kota kecil” didalamnya , misalnya Season City Jakarta, Central Park Podomoro City, dll.

Konsep awal superblock

Superblok sebenarnya sudah mulai dikembangkan sejak awal abad ke-19, yaitu dengan konsep dasarnya Read more…

Analisis Geologi dan Geomorfologi Kabupaten Bantul

Dalam mengidentifikasi potensi bencana alam ataupun potensi alam yang dapat dimanfaatkan dalam suatu wilayah dapat dilihat dari struktur geologi dan geomorfologi wilayah tersebut. Dari geomorfologi kita juga dapat mengidentifikasi struktur geologinya, sebab salah satu prinsip dasar geomorfologi adalah “struktur geologi merupakan faktor pengontrol dominan dalam evolusi bentuklahan dan struktur geologi dicerminkan oleh bentuklahannya”.  Bentuklahan (geomorfologi) yang berada di permukaan bumi (kulit bumi) merupakan interpretasi struktur geologi yang berada di dalam bumi.

Kabupaten Bantul secara administratif terdiri dari 17 kecamatan, 75 desa dan 933 pedukuhan. Desa-desa di Kabupaten Bantul dibagi lagi berdasarkan statusnya menjadi desa pedesaan (rural area) dan desa perkotaan (urban area). Kecamatan Dlingo mempunyai wilayah paling luas, yaitu 55,87 Km2. Read more…

Menuju Kota yang Humanis

berikut adalah tulisan saya dalam rangka mengerjakan tugas pra-Kuliah Kerja Perencanaan 2011 Solo-Malaysia-Singapura

Menuju Kota yang Humanis

Oleh Niky Silvia Ruhma Dewi (35889)

Abstract

Tempat tinggal yang nyaman, lingkungan yang nyaman, merupakan suatu yang diinginkan oleh setiap orang. Dan dalam kurun waktu beberapa tahun ini keadaan seperti ini sangat sulit dirasakan. Terlebih jika tinggal di kawasan perkotaan. Ruang-ruang yang ada diperkotaan sudah tidak mendukung kegiatan dan kebutuhan dasar manusia. Ruang-ruang yang ada lebih difokuskan untuk kepentingan lain. Ruang-ruang yang ada dimanfaatkan untuk kepentingan-kepentingan tertentu, seperti kepentingan ekonomi, kepentingan politik, kepentingan-kepentingan yang bersifat individu dan masih banyak kepentingan lainnya dalam penggunaan ruang-ruang (lahan) yang ada kawasan perkotaan. Penataan ruang yang pro-kepentingan manusia secara umum sangat dibutuhkan dan diharapkan penerapannya dalam kehidupan nyata masyarakat. Dalam pewujudannya dibutuhkan analisis social yang tajam serta dibutuhkan kesabaran dalam penerapan rencana yang telah dibuat.

Pendahuluan

Kota-kota di dunia saat ini mengalami perkembangan yang sangat pesat. Hal ini tidak hanya terjadi di Negara-negara maju saja, seperti Amerika, Jepang atau Negara-negara maju lainnya. Di Indonesia pun perkembangan kota dalam satu dasawarsa terakhir berkembang dengan cepat. Hal ini terjadi seiring dengan bertambahnya laju perekonomian di Indonesia.

Dengan bertambah cepatnya laju perekonomian di Indonesia berdampak pada gaya hidup masyarakat sendiri. Masyarakat lebih cenderung senang tinggal dikawasan perkotaan, dengan alasan mudahnya aksessibilitas dalam pemenuhan kebutuhan sehari-hari mereka. Kualitas pelayanan umum di kawasan perkotaan dinilai cukup memuaskan dan berkwalitas, dibandingkan dengan pelayanan umum di kawasan pinngiran perkotaan ataupun di pedesaan. Read more…

Definisi dan Proses Perencanaan

Perencanaan wilayah dan kota sudah ada sejak lama. Perencanaan ini ada karena adanya ketidak jelasan atau kesemrawutan dalam penggunaan lahan diperkotaan atau wilayah. Dan sampai satt ini perencanaan wilayah dan kota masih digunakan, bahkan perencanaan wilayah dan kota dianggap “sesuatu” yang paling penting dalam menjalankan suatu Negara, provinsi, kota sampai tingkat kelurahan sekalipun. Karena dalam perencenaan tersebut berisi hal-hal yang harus dan tidak harus dilaksanakan (yang diprioritaskan) oleh suatu daerah untuk mengendalikan pengeluaran. Melihat hal ini betapa pentingnya suatu perencanaan, yaitu “sesuatu” yang tidak jelas bentuknya akan tetapi memiliki ruh didalamnya. Maka akan muncul pertanyaan tentang “sesuatu” tersebut. Sebenarnya perencanaan itu apa? Apakah perencanaan itu merupakan “sesuatu” yang harus ada? Apakah perencanaan itu benar-benar dibutuhkan?. Read more…

Post Navigation

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.